Thursday, February 18, 2010

Another Chance

Beberapa hari lalu, gue maen ke blog-nya Alanda Kariza lagi dan baca ulang artikelnya yang berjudul Journalistic Internships - and How To Do It!. Gue memberikan komentar di artikelnya ini, gue bilang kalau gue pernah coba melamar kerja (internship) di majalah CosmoGirl! sebagai reporter. Sempet datang ke kantor CosmoGirl! dan bertemu dengan HRD yang dipanggil dengan nama Mr. B untuk melakukan wawancara. Sedikit mengulang cerita tentang pengalaman interview pertama kali itu, it was so fun! Mr. B is a nice person, wawancara nggak begitu tegang karena beliau sangat santai saat melontarkan beberapa pertanyaan. 

Tapi mungkin memang bukan kesempatan buat gue waktu itu, nggak ada panggilan untuk interview kedua kalinya dan gue dinyatakan ditolak. Gue nggak mau bilang itu gagal, karena gue berhasil melakukan wawancara pertama, bearti CV gue dilihat sama mereka (CG!) dan mereka tertarik dengan CV gue. Itu menjadi pengalaman berharga buat gue walaupun gue nggak sempet magang di sana (:

Setelah membaca ulang artikel Alanda itu, gue jadi kepikiran untuk mencoba sekali lagi melamar sebagai kontributor di majalah. Sasaran gue kali ini majalah GoGirl! Gue berencana untuk kontribusi tulisan untuk rubrik "Jalan-Jalan" di mana gue harus merekomendasikan best spot atau tempat seru di kota, negara di mana gue tinggal sekarang untuk studi. Mumpung kota Guangzhou termasuk kota yang seru untuk dikunjungi, jadi nggak ada salahnya nyumbang tulisan tentang kota ini ke majalah.

Nggak tau God's personal idea or not, seorang teman pinjemin majalah GoGirl! edisi 5th anniversary dan gue menemukan sesuatu di dalam. Ternyata GoGirl! lagi mencari kontributor untuk rubrik "Jalan-Jalan" dan mereka mencari yang tinggal (atau pernah tinggal lama) di luar negeri. Langsung deh gue secepat kilat bikin CV dan hari ini gue akan kirim by e-mail. Kali ini nggak bisa ke kantor langsung, jadi lewat e-mail aja lebih praktis. So, sekarang tinggal tunggu jawaban dari GoGirl!. Wish me luck!

***

The pictures that I uploaded here was taken by myself on my farewell party (Sept, 2009), with Canon EOS 450D, owned by one of my bestfriend, Jessica (the one who lent me the magazine). She's a great photographer, but she never wanted to make an account to share her portfolio in public. If there's a chance, I would like to ask her to make one, so you guys available to look for her amazing works. (: (edited 10/01/17: check her Instagram here, full of great shots!)

gogirl
GoGirl, handphone and Sophie Kinsella's novel from Jessica (:

dparis
Handmade earrings from my bestie, Dora <3

demi!
Demi Lovato's Album *one of my favorite shot!*

Jessica
Dedicated for Jessica. haha :D

Sunday, February 14, 2010

It's 14!

Lunarvalsday
Picture credit: cwunchycookie@deviantart

HAPPY LUNAR AND VALENTINE DAY!
大家新年快乐,万事如意!
也祝大家亲人节快乐 ♥

Selamat hari raya Imlek buat yang merayakan dan selamat hari Valentine untuk semuanya.
Semoga tahun ini terus dapet berkat yang melimpah.

Sunday, February 7, 2010

Behind The Story of "Jane Reggievia"

Tadi siang iseng nanya Mama, "Ma, arti namaku apa, sih?". Tiba-tiba aja kepikiran sama arti nama sendiri. Dulu pernah nanya, cuman lupa juga artinya apa. Yang gue tau, arti nama gue sederhana aja, sih.

Anyway, buat yang belum tau, nama lengkap gue Jane Reggievia Santoso.

Udah dari dulu nama "Jane" nggak pernah 'ikut' kalau lagi nulis nama lengkap di mana pun. Nama resmi gue "Reggievia Santoso" aja sampai hari ini. Waktu itu nanya sama Mama, kenapa nama depan gue nggak ikutan jadi official name, secara gue tiga bersaudara nama dua adik gue berawalan J, lho. Bahkan orangtua pun punya nama berawalan J juga. Nggak asik dong kalau nama sendiri, anak paling gede pula, nggak ikutan ber-J ria?

Jadi kisahnya begini, waktu ngurus Kartu Keluarga (KK), Mama udah tulis nama lengkap gue Jane Reggievia Santoso. Nggak tau yang ngurus KK itu lagi ngantuk, atau apa, nama depan gue yang harusnya Jane itu, ditulis sama dia jadi namanya Mama. Ya langsung disuruh ganti dong. Terus maboknya berulang, kali ini yang salah nama Reggievia nya, ditulis sama dia 'Regina'. Mama ngoceh dan akhirnya pergi ganti lagi. Dan pada akhirnya, nama gue hanya ditulis "Reggievia Santoso". Karena Mama udah bohuat, males ngurus lagi, pada hari itu lah nama resmi gue Reggievia Santoso, tanpa si Jane.

Pas tau ternyata kisahnya begitu, gue jadi ikutan kesel, hahaha. Sempat ditawarin, sih, mau tambain Jane-nya lagi atau nggak, tapi gue nggak mau, karena untuk ganti nama dokumen (semua dokumen resmi harus ikut diganti, kan), butuh kira-kira sejuta, deh. Iya, nambahin empat huruf aja butuh sejuta!

Tapi gue suka banget sama nama depan gue. Sayang banget ortu udah kasih nama tapi nggak dipake (nama adalah doa, aminnn).

Akhirnya gue mikir gimana cara bikin eksis si Jane ini. Kebetulan pas naik SMP 3, gue mulai mengenal dunia per-forum-an, spesifiknya forum salah satu band Kpop. Gue pake ID di forum mana pun dengan nama Jane dan memperkenalkan diri dengan Jane juga. Sampai saat ini, gue dikenal teman-teman forum dengan nama Jane dan sedikit yang tau nama gue sebenarnya itu Reggievia, hahaha.

Tapi ada sedikit masalah semenjak si Jane eksis. Kalau ada teman forum yang telepon atau datang ke rumah mencari si Jane, butuh waktu beberapa detik buat anggota keluarga di rumah untuk mikir, "Siapa ya Jane?". Orang rumah (termasuk gue sendiri) loading cukup lama, abis itu baru ngeh "Oh ya Jane, bentar ya dipanggilin..." atau kalau kebetulan gue yang jawab sendiri "Oh ya ini gue, ada apa?". Sebaliknya kalau ada yang manggil gue Reggie (semua temen sekolah manggil gue Reggie dan fyi, Reggie ini nama tengan dua adik cowo gue, lho), yang kenal gue sebagai Jane pasti bingung, hahaha.

Cerita kenapa Reggievia dan bukan Jane udah ya, sekarang arti nama gue sendiri.

Menurut ortu yang kasih nama, Jane itu berarti queen, disamain sama Chinese name gue yang berarti sama. Kalau Reggievia, sih, kata Mama cuma buat keren doang, kan berfungsi sebagai nama tengah. Tadinya mau dikasih nama Reggienovia, karena due date gue waktu itu di bulan November. Eh ternyata lahirnya di bulan Oktober. Nggak mungkin jadi Reggieoktavia kata Mama, dan menurut gue itu jelek banget (Reggienovia aja aneh banget, untung nggak jadi LOL). Jadi ok- dan nov- dihilangkan, via-nya aja yang dipake. Reggie terinspirasi dari nama Regina, sih. Regina itu Christian name yang artinya queen juga.

So, begitulah cerita di balik nama gue. Udah nggak penasaran lagi, ye? :D
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...