All About Our Wedding

Sebelum kelamaan dan basi, akhirnya di-post juga foto-foto wedding ini. Complete series-nya sih udah dikasih, cuman karena drive laptop ini nggak bisa lagi ngebaca dvd, jadi yang ada aja ya. Grab your coffee or tea, enjoy our wedding pictures and stories!

Warning: Pastikan koneksi dan kuota internet cukup untuk membuka postingan ini, ya!



The most emotional moment:
To be honest, I was prepared myself to be emotional during the whole wedding day. Soalnya anaknya cengeng, pas latihan aja udah mau nangis.

Ternyata oh ternyata... emosional BANGET.

Mood dari pagi masih biasa aja, waktu pake wedding dress juga masih biasa aja. Sampai pas prosesi tutup cadar oleh ortu, air mata udah nggak bisa ditahan, banjirrr!

Semua gara-gara Mama ngomong gini: "你不是小女孩了, 长大了, 知道吗?" (You're not a little girl anymore, you're growing up, you know?")

Makasih lho ma, anakmu mewek semeweknya! Pada bingung kenapa tiba-tiba nangis gini, soalnya memang Mama ngomongnya pelan. Langsung deh minta tisu sama bridesmaids. Belum apa-apa make up-nya udah  luntur deh. 

Lanjut ke momen emosional berikutnya, kayaknya udah bisa nebak deh. Yes, it's the moment when walking through the aisle with my dad.

Waktu Papa kasih tanganku ke tangan Andreas, I could hear somehow Papa said like, "Tolong dijaga ya, Dre...". Lagi-lagi, belum klimaks acara udah nangis lagi, dan berlanjut sampai lagu worship selesai. Bukan karena lagunya mellow, tapi karena lirik lagunya sederhana banget, dan pas nyanyi itu di kepala kayak ada flashback hitam putih ke momen selama persiapan ini. Dan berdiri di altar saat itu, aku memang cuman bisa bilang, "Thank You Jesus."

Oh ya, lagu worship-nya itu, "I'm Here" by Welyar Kauntu. 

Momen emosional terakhir yang paling diwanti-wanti adalah... sesi ucapan terima kasih ke orangtua. Nah, jauh-jauh hari aku udah bilang ke suami (waktu itu calon ya berarti), kalau nggak mau yang sendu-sendu pas sesi ini. Untuk menghindari tangis menangis berlebih, aku usul tidak perlu ada ucapan terima kasih secara terbuka di hadapan jemaat. Cukup berlutut, peluk papa mama, cipika cipiki, terus say thanks secara personal aja. Suami setuju, kami coba usul ke pendeta kami, dan beliau pun setuju. 

Tibalah hari itu dan pas sesi tersebut, ini air mata beneran deh, udah nggak sabar banget mau tumpah! Pas berlutut di depan ortuku, byaaaaaar... huhuhu.

Gila lho, terharu banget rasanya. Nggak kebayang kalau aku harus ngomong pake mic seperti yang biasanya, bisa sesenggukkan nggak jelas deh. Mama waktu dipeluk, malah nggak nangis sama sekali. Liat kan, fotonya di atas, ketawa bahagia banget. Sebelumnya memang kami berdua janjian, nggak boleh nangis pas sesi ini, ternyata janji ditepati oleh sang Mama. Kalau si Papa pas dipeluk, banjirnya juga kebangetan. Dulu, pas aku berangkat studi ke China, he was crying hard too. I don't know why, tapi mungkin I'm always my dad's little girl. Papa berasa mellow abis kali ini beneran relain anak cewek paling gede dan satu-satunya ke laki-laki lain. But one thing I believe, he's happy. And that time was the happiest time in his life.

Aduh udah ah, ini ngetiknya sambil berkaca-kaca, malah lagi jam kerja lagi. Ah yes, I am blogging during my working hours ((:

Sekarang mau sesi terima kasih, ahhh. Ala-ala Oscar gitu boleh dong yaa.

Special thanks untuk Pdt. Gabriel Goh dari GKY Kuta Bali. Makasih ya mushi udah banyak bantuin soal catatan sipil di Bali, dan terima kasih juga buat pesan Firman Tuhan-nya. Tuhan berkati selalu ya.

Special thanks juga untuk Pdt. Sugianto dari GSJA Agape Bogor, untuk prosesi  peneguhan nikah. Tuhan berkati selalu dan keluarga.

Dan juga buat para vendor di Bali dan Jakarta, yang kerja kerasnya banyak dipuji orang, kalian semua patut dikasih apresiasi sebanyak-banyaknya deh. Most important is, we feel so happy and grateful to have you guys on our wedding. Thank you for making us special. You rock guys!

And last, I want to say one two words to my best girlfriends ever.

Kina Grace, my maid of honour (: thank you for staying with me for more than 20 years. Seneng banget ya bisa gede bareng, walaupun di masa kuliah dan sampai hari ini kita jadi LDR-an, but I'm glad our friendship is growing and become more special than ever. Selama persiapan wedding ini, lu berkali-kali say sorry karena nggak bisa bantu banyak. That's okay, really. I know that you're still there everytime I need someone to share with, or just someone buat dibawelin hahaha. Pokoknya seneng banget bulan lalu itu, I hope there will be another time ya. I love you bichi, more than you know

Sastika, my sister in Christ. It feels just yesterday we known each other, and I really don't have any idea that time when I knew you we would become best friend and how strong our relationship till today. Thank you for everything ya, thank you for understanding me and never judge me even when I'm wrong. I love you, jiemei!

Cai, my not official bridesmaid but my cool videographer. Hey, there! Makasih ya buat semua nasihat bijakmu, khususnya yang berhasil tertanam di dalam otak ini, hahaha. Everything I want to say I have said it. Just want to let you know, that you're someone special too in my heart. I love you, hyung!

Dan sebenarnya mau ngucapin say thanks juga buat para cowok, but it feels weird to write some cheesy post. Well, I try my best.

James, makasih banget ya buat semua loyalitasmu selama persiapan wedding kemarin. Harus gue akuin, apapun yang lu kerjain excellent banget. Nggak ada yang mau direpotin bawa dus-dus kue sangjitan dari toko sampai bandara, cuman James lah, hahaha. Pertahankan ke-excellent-an-mu ya! We love you!

Darius, makasih banget ya ko udah bersedia berpartisipasi di wedding kemarin. Walaupun sayang banget nggak bisa ikutan di Jakarta, tapi di Bali kemarin bener-bener memorable. Lu tau nggak ko, lu jadi punya banyak fans lho, hahaha. Makasih ya buat semuanya. We love you, bro!

So I just ended up here, dan kayaknya kopi atau teh kalian juga udah habis ya, hahaha. I am glad to be back here on blog. Selanjutnya, our honeymoon adventure ya, wohooo! 

Anyway, di bawah ini adalah list vendor yang kami pakai. Karena harga relatif, pengalaman dan kepuasan itu personal, jadi no review or price questions about vendors ya. 

See you around and stay awesome! 

All Wedding Vendors 
Holy Matrimony Venue: Tresna Chapel, Ayana Resort Bali
Reception Venue (Jakarta): Grand Ballroom The Sense
Wedding Organizer: PCO - Party Celebration Organizer
Invitations: Special designed by Jesslyn Edgina
Souvenirs: Fine Souvenirs
Bridesmaids' dresses: La Bella Bridesmaids
Photography & Videography: Amaranthine Photography
Hair & Make Up (Bali): Achun_Zhuang
Wedding Bridal (Jakarta): Sophia Bridal
Wedding Dress (Bali): Kings Tailor
Tuxedo: Vertus
MC & Entertainment: D'Best Moment  

Comments

  1. Cute photos :)
    BLOG M&MFASHIONBITES : http://mmfashionbites.blogspot.gr/
    Maria V.

    ReplyDelete
  2. Congratulation on your wedding, Kak! :D
    Have a blessed and everlasting one. :)

    ReplyDelete
  3. wow, i think you have sweet memories in all your wedding photos

    ReplyDelete
  4. Hi, mau tanya dong pengalaman pakai pco wedding organizer. Apakah memuaskan?

    Thanks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Alvin!

      Honest opinion, kami puas banget dengan service PCO. Mereka profesional dan tegas dalam pekerjaan mereka. Aku inget banget pas lagi mingle, ketua mereka kasih tau aku kalau ada yang buka wine di meja padahal aku nggak pesan wine untuk tamu, akhirnya mereka tegur tamu tersebut. Menurutku hal kecil kayak gitu mereka bisa notice sih oke banget (:

      Delete

Post a Comment

Hi there! Thank you for reading and commenting here. All comments are moderated, and I reply to your comments daily, so please check back. Nice to chat with you (:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular posts from this blog

10 Secrets from Ex-Starbucks Barista You Might Want To Know

Hidup Sederhana = Hidup Cukup

7 Things I've Learned as a New Mom (and the list goes on)