Posts

Showing posts from June, 2017

My Only 3 Personal MPASI Advices

Image
Setelah menjalani empat bulan MPASI bareng Josh, baru sekarang ini bisa ceritain pengalaman kami berdua.
Kok kami? Iya, soalnya yang ngejalanin, kan, berdua... aku dan Josh. Aku yang nyiapin, Josh yang makan. Kalau Josh makannya pinter, aku senang. Kalau Josh susah makannya, aku .... (isi sendiri titik-titiknya) :P
Sebelum start MPASI, aku suka blogwalking ke blog-blog lainnya. Kebanyakan semua heboh sharing list belanja peralatan MPASI. Nggak lupa list peralatan makannya harus kekinian dong, biar anak seneng pas waktu makan.
Selain peralatan makan, resep-resep MPASI jaman sekarang juga nggak kalah heboh. Kalau scrolling akun para mommies di IG nggak jarang aku ngerasa terintimidasi. Kok #MPASIoftheday mereka kece sekali?? Itu beneran dimakan sama anaknya? Habis ludes? Kok anaknya baru 7 bulan udah makan nasi goreng? dst... dst...
Pertanyannya, apa iya peralatan dan resep-resep MPASI itu perkara paling penting? Gimana dengan behavior anak saat makan? Gimana dengan behavior orangtua (…

Career After College

Image
Ngomongin soal karir setelah kuliah, rasanya kok udah agak basi, yah. Cuma rasanya ada sesuatu yang 'mendorong' aku untuk nulis tentang ini.

Aku lulus kuliah udah 4 tahun yang lalu. Memori tentang karir yang aku jalani seblum akhirnya menikah, masih sangat menempel di kepala ini. And thanks to my diary (yes, aku masih nulis diari!), beberapa hal penting yang aku tulis, akan aku bagikan di sini. 

Tanpa ada maksud tertentu, aku berharap—seperti biasa—tulisan ini bisa menginspirasi beberapa pembaca yang aku tahu masih ada yang kuliah atau usianya di awal 20-an. Buat yang udah menikah dan emak-emak, dijadikan pengetahuan umum tentang gue aja, ya. HAHAHA.

Mari kita mulai curcol tulisan panjang ini.

Diary of The Week #4: Declutter Mind

Image
I felt so cluttered last week.

Bicara Bahasa Mandarin dengan Anak, Kenapa Nggak?

Image
Beberapa hari lalu, aku nggak sengaja nemu video Mark Zuckerberg ngomong bahasa Mandarin dengan lancar, di salah satu forum di Tsinghua University, Beijing, China. Aku cukup kaget kalau ternyata doi bisa ngomong selancar itu. Tengok dulu, deh, videonya.
Nih, tips buat yang pengen berbahasa Mandarin (dan bahasa asing lainnya) dengan lancar, kuncinya PERCAYA DIRI kayak Mark :D
Bukan rahasia lagi kalau bahasa Mandarin udah menjadi global language kedua setelah bahasa Inggris. Setelah nonton video ini, aku merasa makin ke sini makin banyak orang yang tertarik untuk belajar bahasa Mandarin sebagai second language mereka, khususnya bos-bos perusahaan gede, salah satunya si bos Facebook ini.

Satu dekade yang lalu, aku pikir yang mau belajar Mandarin itu masih terbatas yang sipit-sipit macam aku, yang lahir sebagai keturunan Tionghoa, tapi nggak bisa bahasa Mandarin. Atau karena di sekolahnya ada pelajaran Mandarin, terus di rumah nggak ada yang bisa bantu ngajarin, jadi mau nggak mau ngeles…

The Untold Story (What Brought Me to China 8 Years Ago)

Image
I rarely share my testimony about the goodness of God on my blog. Mungkin pernah tapi hanya sekilas. Karena minggu lalu di gereja baru mengakhiri sermon yang bertemakan Taste and See, kayaknya aku pengen bagiin sesuatu yang berhubungan dengan itu.
Note: What I'm gonna write here is what I believe in. Tapi aku percaya apa yang aku tulis nggak bicara tentang agama tertentu, malah harusnya sangat dekatdalam kehidupan sehari-hari even you're not on the same "belief" with me. Namanya "iman" itu, kan, sangat personal, ya. So, aku percaya kalian juga pasti pernah mengalaminya (:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...